
Kajian Online Pekanan
Pekan ke-4: Seri Kepribadian Seorang Muslim
Edisi Desember 2025
FIKES UNIMMA
Kepribadian Seorang Muslim (20): Berani mengakui kesalahan dan bertaubat
Nabi Muhammad pernah bersabda bahwa sesungguhnya seorang Mukmin itu pasti melakukan kekhilafan (kesalahan), lalu diapun kembali kepada keimanan (HR. Ibnul Mubarak dalam Az Zuhud no.73. Hadits shahih di Jam’ul Jawaami’ no. 1332) karya As Suyuthi).
Terdapat dua hal menarik dari nasehat Nabi di atas.
Pertama, seorang Mukmin tidak bisa lepas dari takdir dalam bentuk “berbuat kesalahan”. Maksudnya, seorang Mukmin pasti akan berbuat kesalahan di momen tertentu dengan intensitas yang berbeda-beda. Kesalahan ringan, sedang, atau bahkan fatal.
Kedua, meskipun begitu, seorang Mukmin tidak boleh menyerah dan beralasan dengan takdir ketika berbuat kesalahan.
Harus ada upaya perbaikan yang diawali dengan berani mengakui kesalahan tersebut. Kemudian, segera meminta maaf jika berkaitan dengan hak orang lain. Segera bertaubat jika berkaitan dengan hak Allah.
Seorang Mukmin tidak semestinya terus-menerus berada dalam kesalahan. Ia harus bangkit, lebih berhati-hati serta teliti dalam segala hal untuk menuju kehidupan yang jauh lebih baik dan minim kesalahan atau dosa maksiat.
Semoga bermanfaat.
Recent Comments