Tanda Hari Kiamat (21): Meluasnya riba

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-3: Seri Tanda Hari Kiamat
Tahun ke-VIII/Januari/2025
FIKES UNIMMA

Tanda Hari Kiamat (21): Meluasnya riba

Salah satu tanda semakin dekatnya Hari Kiamat adalah meluasnya riba dan banyak orang bermudah-mudahan berinteraksi dengan riba (HR. Thabarani, Shahih).

Benar yang disabdakan Nabi dalam hadits dan sependapat jika ditegaskan bahwa “riba akan mengurangi atau menghilangkan kenikmatan hidup sedikit demi sedikit”.

Oleh karena itu, seorang Muslim semestinya meninggalkan riba demi ketentraman hidup yang hakiki. Beberapa cara yang mungkin dapat ditempuh adalah:

1) Menjaga kedisiplinan keuangan pribadi.

2)  Menghindari sistem beli BNPL (Buy Now Pay Later), karena biasanya ada unsur riba. Jual beli ini nampaknya memberi kemudahan, namun sebenarnya membuka pintu kerumitan finansial.

Bahkan, dalam sebuah survey disampaikan bahwa hutang sebagian masyarakat Indonesia karena sistem ini sudah mencapai 30 Triliun rupiah.

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20250107194040-78-1184750/utang-paylater-warga-ri-tembus-rp303-t-per-november-2024

3) Jika sedang punya keinginan membeli sesuatu namun belum cukup uangnya, maka alangkah lebih baik jika menahan diri serta bersabar sebentar. Karena hal ini akan jauh lebih baik.

Singkat kata, kendalikan gaya hidup dan hindari belanja impulsif atau membeli sesuatu yang tidak begitu penting/dibutuhkan.

4) Hindari sejauh mungkin pinjaman berbunga, termasuk juga pinjol.

5) Hindari judi online. Karena umumnya, mereka yang terlibat judi online lekat dengan pinjol atau pinjaman berbunga lainnya.

6) Jika sudah terlanjur hutang ribawi, maka segera lunasi dan berupaya semaksimal mungkin untuk tidak mengajukan pinjaman lagi.

7) Sebagian kaum Muslimin yang telah menyadari bekerja di tempat ribawi rela hijrah (resigned) demi keberkahan hidupnya dan keluarganya.

Sudah banyak kisah sukses dari mereka yang hijrah ke pekerjaan yang jauh lebih halal. Karena mereka yakin bahwa jika meninggalkan sesuatu karena Allah, maka akan Allah ganti dengan sesuatu yang jauh lebih baik (HR. Ahmad No.5:363, Shahih).

Salah satu kisahnya:
https://remajaislam.com/423-aku-memilih-keluar-dari-bank.html

8) Menjalani prinsip hidup sederhana. Ibaratnya,  hidup sederhana dan tinggal di rumah yang apa adanya jauh lebih baik, daripada nampak kaya serba kecukupan namun karena riba.

Semoga Allah menjauhkan kita dari bahaya riba, Aamiin.

Tafsir Surat An Nashr

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-2: Seri Tafsir Juz ‘Amma
Januari 2025
FIKES UNIMMA

Tafsir Surat An Nashr

Surat ini termasuk surat Madaniyyah (turun setelah Nabi hijrah ke Madinah) dan merupakan surat terakhir yang diturunkan Allah (Tafsir Al Qur`anil ‘Azhim No.8/513 karya Ibnu Katsir). Terdapat beberapa faedah menarik dari surat tersebut, di antaranya:

1) Turunnya An Nashr merupakan kabar gembira bagi Nabi. Karena hal tersebut adalah tanda bahwa semua musuh telah ditaklukkan di kota suci Mekah.

Surat ini bisa menjadi dalil akan bolehnya memberikan kabar gembira atas capaian prestasi seorang Muslim.

2) Surat ini dapat menumbuhkan optimisme dalam berdakwah. Karena sesuatu yang benar jika disampaikan dengan metode yang benar, maka akan mudah diterima masyarakat.

3) Ketika surat tersebut turun, maka hal itu menjadi pertanda bahwa wafatnya Nabi shallallaahu alaihi wa sallam semakin dekat.

Jika dikorelasikan dalam kehidupan kita saat ini, maka seorang yang sudah mendekati kematiannya ada tanda-tanda tertentu yang muncul. Bisa dari perilaku atau ucapan yang tidak biasanya. Namun, terkadang tidak semua orang mengetahui atau hanya orang-orang terdekat saja memahaminya.

Semoga bermanfaat.

Al Qahhaar

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-1: Seri Aqidah Nama & Sifat Allah
Januari/2025
FIKES UNIMMA

Al Qahhaar

Al Qahhar bermakna bahwa Allah maha mengalahkan segala sesuatu, mengatur semua dengan detail, menghidupkan dan mematikan setiap sesuatu yang diciptakanNya (Tafsir Ath Thabary no.17/52).

Di antara hikmah mengimani sifat Al Qahhaar adalah dapat meningkatkan rasa takut dan tunduk kepada Allah. Bukti nyata implementasi “dua rasa” tersebut yaitu dengan semakin meningkatnya ketaatan seorang Muslim terhadap aturan Allah.

Hikmah lainnya yaitu seorang Muslim tidak akan risau dengan semua takdir yang Allah telah tetapkan. Baik itu takdir rezeki, usia, jabatan, harta benda, sehat sakit, dan sebagainya. Karena Allah benar-benar telah mengaturnya dengan tepat & tidak akan tertukar antara satu orang dengan yang lainnya.

Semoga bermanfaat.

Kepribadian Seorang Muslim (10): Tidak lupa dengan kebaikan orang lain

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-4: Seri Kepribadian Seorang Muslim
Edisi Desember 2024
FIKES UNIMMA

Kepribadian Seorang Muslim (10): Tidak lupa dengan kebaikan orang lain

Nabi shallallaahu alaihi wa sallam pernah bersabda bahwa jika kita mendapatkan kebaikan orang lain atau diperlakukan baik, maka balaslah kebaikan tersebut, minimal mengucapkan terimakasih (Silsilah Hadits Shahih no.617 & 416 karya Al Albani).

Hadits ini mengingatkan bahwa seorang Muslim tidak diperkenankan melupakan kebaikan atau jasa baik orang lain, sekecil apapun itu. Ia akan berusaha untuk bersegera membalas dengan kebaikan yang sama atau bahkan lebih dari itu.

Terdapat beragam cara membalas kebaikan, misalnya mengucapkan terimakasih, mendoakan kebaikan, memberinya sesuatu, menceritakan kebaikannya kepada orang lain dan bersegera membantu jika orang yang sudah membantu kita memerlukan bantuan.

Semoga bermanfaat.

Tanda Hari Kiamat (20): Meluasnya pergaulan bebas

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-3: Seri Tanda Hari Kiamat
Tahun ke-VIII/Desember/2024
FIKES UNIMMA

Tanda Hari Kiamat (20): Meluasnya pergaulan bebas

Salah satu tanda semakin dekatnya Hari Kiamat adalah meluasnya pergaulan bebas (HR. Muslim no.I/178, Shahih). “Pergaulan bebas” yang dimaksud adalah hilangnya batasan interaksi antara laki-laki dengan perempuan hingga ke level yang mengkuatirkan.

Hadits tersebut menunjukkan bahwa pelanggaran perilaku berupa fitnah syahwat semakin besar dari hari ke hari.

Meskipun faktanya demikian, seorang Muslim yang serius beriman kepada Allah dan Hari Akhir tidak akan mudah tergoda dengan hal-hal seperti itu. Ia akan istiqamah semaksimal mungkin, menjaga kehormatan diri serta selalu ingat dengan keluarganya di rumah.

Begitu juga, ia tidak akan mendekati “pintu fitnah syahwat” atau membuka peluang fitnah tersebut. Hal ini dilakukan karena ia sudah meyakini bahwa, perilaku tersebut keliru dan dapat menghilangkan keberkahan hidup di dunia dan akhirat.

Semoga Allah menjaga kita semuanya, Aamiin.

Tafsir Surat Al Lahab (2)

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-2: Seri Tafsir Juz ‘Amma
Desember 2024
FIKES UNIMMA

Tafsir Surat Al Lahab (2)

Berikut kelanjutan pelajaran berharga dari Surat Al Lahab:

4) Menasehati orang lain bukan hal yang mudah. Terkadang ada yang nurut. Namun ada juga yang sebaliknya.

Sebagaimana yang telah Nabi lakukan kepada Abu Lahab dan orang-orang di zamannya. Sebagian ada yang menuruti nasehat Nabi. Namun ada juga yang mengingkari, termasuk Abu Lahab.

5) Suami istri seharusnya saling bekerjasama dalam kebaikan dan amal shalih. Tidak malah bersatu padu dalam hal yang negatif.

Hal ini sebagaimana disampaikan Allah dalam QS. Al Lahab ayat 4 yaitu Abu Lahab dan istrinya saling bahu membahu dalam dosa dan maksiat. Salah satu contohnya, Istri Abu Lahab mengambil kayu berduri kemudian meletakkannya di jalan yang biasa di lalui Nabi. Hal ini bertujuan untuk melukai kaki Nabi (Tafsir Juz ‘Amma karya Ibnu Utsaimin).

Semoga bermanfaat.