Wisuda dan Angkat Sumpah Prodi D3 Keperawatan dan Profesi Ners UNIMMA

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang kembali melakukan prosesi wisuda dan angkat sumpah Program Studi Profesi Ners dan Program Studi D3 Keperawatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Auditorium Kampus 1 UNIMMA pada Sabtu 3 Oktober 2026 dan diikuti 46 peserta dari D3 Keperawatan dan 85 peserta dari Profesi Ners.

Capaian kelulusan Program Studi D3 Keperawatan mencatat kelulusan Ujian Kompetensi Nasional (UKOMNAS) sebesar 100 persen, sementara Program Studi Profesi Ners mencapai 95,4 persen.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Digitalisasi UNIMMA, Prof. Yun Arifatul Fatimah, M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa prosesi wisuda dan angkat sumpah menjadi penanda perjalanan baru bagi para lulusan setelah menyelesaikan pendidikan di UNIMMA.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah, Ns. Kurnia Yuliastuti, M.Kep., dalam sambutannya mengapresiasi pendidikan keperawatan di UNIMMA yang dinilai memiliki sinergi dengan profesi keperawatan.

Semoga kegiatan ini menjadi awal kesuksesan para alumni untuk berkarir di dunia keperawatan.

 

Wisuda dan Angkat Sumpah Prodi D3 Farmasi dan Pendidikan Profesi Apoteker UNIMMA

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang menggelar Wisuda dan Angkat Sumpah Program Studi D3 Farmasi dan Pendidikan Profesi Apoteker. Acara dilaksanakan pada Sabtu (27/9) di Gedung Auditorium Kampus 1 UNIMMA yang diikuti sejumlah 47 wisudawan.

Pada periode ini, lulusan Profesi Apoteker UNIMMA mencatatkan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92, sementara lulusan D3 Farmasi meraih rata-rata IPK 3,80. Seluruh lulusan juga dinyatakan lulus 100 persen Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS).

Wakil Rektor IV bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama, Dr. Sigit Priyanto, M.Kep., dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda menjadi awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan.

Sementara itu, Kolegium Farmasi, apt. Renaning Pudyastuti, S.Farm., menyampaikan, kelulusan yang diraih wisudawan bukanlah hal yang mudah. “Ini adalah capaian yang tidak mudah, yang ditempuh dengan kerja keras, dan juga kedisiplinan dan pengorbanan”.

Melalui capaian tersebut, UNIMMA terus mendorong lulusan prodi Farmasi mampu menjalankan profesi dengan tanggung jawab dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

FIKES UNIMMA sukses gelar pelatihan Penanggulangan Penderita Gawat Darurat (PPGD) Tahun 2026

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga medis yang tanggap dan sigap di garis depan kegawatdaruratan. Bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni FIKES dan Medical Service Training (MST) 119, FIKES UNIMMA sukses menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS).

Kegiatan intensif yang berlangsung selama delapan hari, mulai Selasa hingga Minggu (6–13/9/2026), digelar langsung di area kampus FIKES UNIMMA. Pelatihan ini diikuti oleh 60 peserta terpilih yang terdiri dari mahasiswa Program Studi D-3 Keperawatan, mahasiswa Program Profesi Ners, hingga para alumni FIKES UNIMMA.

Pelatihan BTCLS merupakan momentum penting bagi para calon perawat dan alumni untuk mengasah keterampilan klinis, khususnya penanganan cedera trauma akut serta serangan jantung mendadak yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat (life-saving).

Asah Keterampilan Praktis dan Kesiapsiagaan Lapangan

Selama pelatihan, para peserta pembekalan tidak hanya mendapatkan pemahaman teori medis terkini, tetapi juga menjalani simulasi penanganan kondisi kritis secara langsung (hands-on training). Pendampingan ketat dari tim instruktur berpengalaman MST 119 memastikan setiap peserta menguasai standar prosedur pertolongan pertama, mulai dari manajemen jalan napas (airway management), resusitasi jantung paru (RJP), hingga stabilisasi pasien trauma.

Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi sarana krusial untuk menjembatani teori akademis dengan realitas tantangan medis di lapangan.

“Penanganan pasien kritis membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan ketenangan jiwa. Melalui pelatihan BTCLS ini, kami ingin memastikan lulusan dan alumni FIKES UNIMMA tidak hanya mengantongi ijazah, tetapi juga memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui serta siap diterjunkan di berbagai fasilitas kesehatan maupun situasi darurat bencana,” ujar perwakilan FIKES UNIMMA.

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan ujian teori maupun uji kecakapan simulasi. Selain meningkatkan percaya diri sebelum memasuki dunia kerja, pelatihan ini menjadi wujud nyata pengabdian dan kepedulian UNIMMA terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Mahasiswa Prodi Profesi Ners Sukses Melalui Ujian Kompetensi Nasional Dengan Prosentase Kelulusan 95,4%

Alhamdulillah, mahasiswa Program Studi Profesi Ners berhasil mengikuti ujian kompetensi nasional dengan hasil atau tingkat kelulusan 95,4 %. Hal ini merupakan hasil dari kinerja yang luar biasa dari Kaprodi Ns. Priyo, M.Kep dan tim Fikes dalam menyiapkan mahasiswa serta berhasilnya proses belajar mengajar selama ini.

Beberapa mahasiswa yang belum lulus yaitu 4 orang, akan mengikuti ujian kembali di periode selanjutnya. Semoga semuanya lulus dan kompeten, aamiin.