Prodi Farmasi Menerima Kunjungan dari STIKes Akbidyo Untuk Melaksanakan Praktikum

Program Studi Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) menerima kunjungan dari STIKes Akbidyo pada 29–30 Januari 2026 untuk melaksanakan praktikum di laboratorium Fikes Unimma. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi mahasiswa dalam bidang Analisis Instrumen Farmasi dan Teknologi Farmasi.

Pada hari pertama, Kamis (29 Januari 2026), mahasiswa mengikuti praktikum analisis instrumen farmasi. Sementara itu, pada hari kedua, Jumat (30 Januari 2026), fokus kegiatan diarahkan pada praktikum teknologi farmasi. Kedua agenda ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami penerapan ilmu farmasi di fasilitas kesehatan berskala besar.

Dosen pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman teoritis mahasiswa, tetapi juga memberikan kesempatan untuk melihat praktik nyata di lapangan. “Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik di rumah sakit, sehingga kompetensi mereka semakin matang,” ujarnya.

Mahasiswa peserta pun antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Dengan adanya kunjungan praktikum ini, Prodi Farmasi FIKes Universitas Muhammadiyah Magelang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Dosen Keperawatan Fikes Unimma Gelar Workshop Review Soal UKOM

Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma) mengambil langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kelulusan mahasiswanya. Pada Kamis (29/01/2026), puluhan dosen keperawatan berkumpul di Balkondes Wringinputih, Borobudur, untuk mengikuti “Workshop Pembuatan dan Review Soal UKOM Internal”.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini menghadirkan dua pakar keperawatan ternama. Narasumber pertama, Dr. Ns. Suyanto, M.Kep, Sp.Kep.MB dari Unissula, memaparkan secara daring tentang regulasi terbaru terkait Uji Kompetensi (UKOM) nasional, pengoperasian sistem PIMAN, serta strategi jitu agar mahasiswa mampu menembus standar kelulusan nasional.

“Kualitas soal internal harus setara dengan soal nasional. Dosen perlu memahami regulasi terkini agar soal yang disusun benar-benar mampu memotret kompetensi mahasiswa secara akurat,” ujar Dr. Suyanto di sela-sela pemaparan materinya.

Melengkapi perspektif teknis tersebut, Prof. Dr. Heni Setyowati ER, S.Kp, M.Kes, guru besar dari FIKES UNIMMA, memberikan materi secara luring tentang panduan mendalam mengenai sinkronisasi pembuatan soal dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK). Fokus utama materi ini adalah memastikan setiap butir soal tidak hanya menguji hafalan, tetapi benar-benar mengukur kemampuan klinis yang dibutuhkan di lapangan.

Inti dari workshop ini adalah sesi peer-review antar sesama dosen. Para peserta tidak hanya membuat soal baru, tetapi juga saling mengkritisi dan membedah kualitas soal yang telah disusun. Proses ini bertujuan untuk menyaring soal-soal berkualitas tinggi yang nantinya akan diusulkan masuk ke dalam bank soal UKOM nasional.
Lokasi workshop yang berada di kawasan wisata Balkondes Wringinputih sengaja dipilih untuk memberikan suasana yang lebih segar dan inspiratif, sehingga para dosen dapat lebih fokus dalam melakukan bedah soal yang cukup intensif.

Dengan adanya workshop ini, FIKES UNIMMA berharap dapat mencetak lulusan perawat yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap bersaing dan memiliki daya saing tinggi dalam uji kompetensi di tingkat nasional.

Program Studi Ilmu Keperawatan Gelar Fieldtrip ke RS Hasan Sadikin Bandung

Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Magelang menggelar kegiatan fieldtrip ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada 12–15 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang Keperawatan Maternitas dan Keperawatan Psikiatri.

Sebanyak dua angkatan mahasiswa turut serta dalam kegiatan ini. Mahasiswa semester 3 mengikuti fieldtrip keperawatan maternitas, sementara mahasiswa semester 5 berfokus pada keperawatan psikiatri. Selain mahasiswa, dosen pendamping dari kedua bidang turut hadir untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan tujuan akademik.

Perwakilan dosen menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembelajaran berbasis pengalaman langsung. “Melalui fieldtrip ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori di kelas, tetapi juga melihat praktik nyata di lapangan. Harapannya, kompetensi mereka dalam dua mata kuliah utama ini semakin meningkat,” ujarnya.

Selama kegiatan, mahasiswa berkesempatan mengamati pelayanan kesehatan di RSHS, berdiskusi dengan tenaga medis, serta memahami tantangan nyata dalam praktik keperawatan maternitas dan jiwa. Pengalaman ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa empati, keterampilan klinis, serta kesiapan menghadapi dunia kerja di masa depan.

Dengan adanya fieldtrip ini, Program Studi Ilmu Keperawatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembelajaran yang relevan, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dr. apt. Rafiastiana Capritasari, M.Farm: Doktor Baru Bidang Farmakologi-Farmasi Klinis di Fikes

Alhamduillah Fikes Unimma turut bersyukur atas selesainya studi lanjut Dr. apt. Rafiastiana Capritasari, M.Farm di bidang Farmakologi-Farmasi Klinis menyelesaikan pendidikannya di Program Doktor Ilmu Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta.

Semoga kelulusan Dr. Asti memberikan dampak yang signifikan kepada Unimma dan masyarakat pada umumnya, Aamiin.

Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi Farmasi (S1) dan Pendidikan Profesi Apoteker

Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) resmi melaksanakan agenda krusial Asesmen Lapangan dalam rangka akreditasi Program Studi Farmasi (S1) dan Pendidikan Profesi Apoteker. Kegiatan yang berlangsung khidmat selama empat hari, mulai tanggal 16 hingga 19 Desember 2025 ini, menjadi momentum penting bagi UNIMMA dalam menunjukkan komitmennya terhadap penjaminan mutu pendidikan kefarmasian yang berkelanjutan.

Proses evaluasi ini dipimpin oleh jajaran asesor terkemuka di bidang farmasi, yaitu Prof. Apt. Dra. Henny Lucida, Ph.D. dari Universitas Andalas, Prof. apt. Diky Mudhakir, S.Si., M.Si., Ph.D. dari Institut Teknologi Bandung (ITB), serta Dr. apt. Fauzan Zein Muttaqin, M.Si., yang secara komprehensif memvalidasi kesesuaian standar akademik dengan implementasi di lapangan.

Selain peninjauan dokumen dan fasilitas di lingkungan kampus UNIMMA, rangkaian asesmen ini juga mencakup verifikasi kualitas instruksional di berbagai lahan praktik mitra, meliputi apotek, rumah sakit, industri farmasi, hingga puskesmas.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa profil lulusan yang dihasilkan mampu mengintegrasikan teori akademis dengan kebutuhan nyata di dunia kerja dan layanan kesehatan masyarakat. Dengan pelaksanaan asesmen ini, UNIMMA optimistis dapat meraih predikat akreditasi terbaik guna terus mencetak tenaga apoteker yang profesional, unggul, dan berintegritas sesuai dengan visi universitas dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.