
Ratusan warga Desa Cikondang, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, memadati balai desa untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis pada Sabtu, 11 April 2026 .Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kolaborasi nyata antara Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) dan Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC).
Hadir langsung memberikan pelayanan medik, pakar kedokteran dari UNIMMA, dr. Pande Putu Roycke, FM, didampingi oleh pakar keperawatan Ns. Robiul Fitri Masithoh, M.Kep. Sinergi lintas profesi ini bertujuan untuk memberikan deteksi dini penyakit serta edukasi gaya hidup sehat bagi masyarakat pedesaan. Layanan Lengkap untuk Masyarakat.
Dalam kegiatan ini, warga tidak hanya mendapatkan pemeriksaan fisik oleh dokter, tetapi juga layanan cek kesehatan dasar yang meliputi:
* Pemeriksaan tekanan darah (tensi).
* Pengecekan gula darah dan kolesterol.
* Konsultasi medis dan pemberian obat-obatan secara gratis.
* Edukasi perawatan kesehatan keluarga.
Kesehatan adalah aset utama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan warga Desa Cikondang mendapatkan akses pemeriksaan yang berkualitas sekaligus memberikan edukasi bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati,” ujar dr. Pande Putu Roycke di sela-sela pemeriksaan.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya fokus pada pengobatan. Tim UNIMMA dan UMC juga menggandeng para pelajar SMA setempat dalam kegiatan Promosi Mahasiswa Baru.
Bagi siswa-siswi yang memiliki cita-cita menjadi tenaga medis, momen ini menjadi ajang konsultasi langsung mengenai perkuliahan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Para dosen memberikan gambaran nyata mengenai dunia profesi dokter dan perawat untuk memotivasi generasi muda Kuningan agar berani menempuh pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
Ns. Robiul Fitri Masithoh, M.Kep., menambahkan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi Muhammadiyah ini adalah bentuk pengabdian yang berkelanjutan.
“Kami senang melihat antusiasme warga. Selain mengobati yang sakit, kami juga membawa misi pendidikan. Kami mengajak putra-putri daerah yang tertarik di bidang Kedokteran untuk bergabung dan kembali membangun daerahnya dengan ilmu kesehatan yang mumpuni,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan pemberian bantuan kesehatan secara simbolis kepada perangkat desa. Warga berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan untuk menjaga taraf kesehatan di wilayah yang jauh dari pusat kota tersebut.

Recent Comments