Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Magelang (Fikes Unimma) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) review kurikulum secara daring pada Senin 6 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu keperawatan, serta standar nasional pendidikan kesehatan.

FGD ini menghadirkan berbagai pihak penting, antara lain stakeholder, organisasi profesi seperti AIPVIKI dan AIPNI/AIPNEMA, serta alumni D3 dan S1 Ilmu Keperawatan. Kehadiran mereka diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif agar kurikulum semakin adaptif terhadap tantangan zaman.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan Fikes Unimma, Ns. Kartika Wijayanti, M.Kep, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam pengembangan kurikulum. “Kurikulum harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan perkembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, masukan dari stakeholder dan alumni sangat berharga,” ujarnya dalam sambutan.

Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta memberikan pandangan terkait kompetensi lulusan, integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan aspek holistik dalam keperawatan. Hasil FGD ini akan menjadi dasar penyusunan kurikulum terbaru yang lebih responsif terhadap kebutuhan nasional maupun global.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fikes Unimma berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan, sekaligus memperkuat posisi sebagai institusi yang berorientasi pada evidence-based practice dan pengembangan tenaga perawat.