Kesehatan tidak melulu soal raga yang kuat, namun juga jiwa yang tenang. Prinsip inilah yang menjadi sorotan utama dalam Pengajian rutin ‘Aisyiyah Kabupaten Magelang yang menghadirkan narasumber ahli, Ns. Muhammad Khoirul Amin, M.Kep., Sp.Kep.J., selaku Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UNIMMA. Mengusung tema menarik, “Detoks Tubuh dan Penyembuh Jiwa”, pengajian ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi warga ‘Aisyiyah, tetapi juga menjadi sarana literasi kesehatan mental dan fisik yang relevan dengan dinamika kehidupan modern.

Dalam paparannya, Ns. Khoirul Amin yang juga merupakan Spesialis Keperawatan Jiwa, menjelaskan bahwa kesehatan manusia bersifat holistik. Ia menekankan bahwa “detoksifikasi” bukan sekadar soal diet atau pola makan, melainkan upaya membuang “racun-racun” emosional yang seringkali terabaikan.

“Tubuh kita bereaksi terhadap apa yang dirasakan jiwa. Stres yang tidak terkelola dengan baik dapat memicu berbagai penyakit fisik. Oleh karena itu, penyembuhan jiwa melalui pendekatan spiritual dan manajemen emosi adalah bentuk detoks yang paling mendasar,” ujar Wakil Dekan FIKES tersebut.

Lebih lanjut, beliau menguraikan bagaimana nilai-nilai keislaman, seperti salat yang khusyuk, zikir, dan keikhlasan, berperan sebagai terapi penyembuh alami (self-healing). Peserta pengajian diajak untuk memahami bahwa menjaga kesehatan jiwa adalah bagian dari amanah Tuhan yang harus dijaga sebaik-baiknya.

Diskusi berlangsung hangat saat para jamaah mulai berkonsultasi mengenai cara menjaga keseimbangan mental di tengah kesibukan mengurus keluarga dan organisasi. Kehadiran akademisi dari UNIMMA ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan antara universitas dan masyarakat dalam mengedukasi gaya hidup sehat yang Islami.