Kepribadian Seorang Muslim (8): Bertanggung jawab

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-4: Seri Kepribadian Seorang Muslim
Tahun ke-VIII/Oktober/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA

Kepribadian Seorang Muslim (6): Bertanggung jawab

Dalam salah satu hadits yang cukup panjang, Nabi mengingatkan kepada setiap Muslim bahwa mereka memiliki tanggung jawab atau amanah dalam kehidupannya (HR. Bukhari no. 2554 dan Muslim no. 1829; Shahih).

Ketika membahas tentang tanggung jawab, maka biasanya berkaitan dengan kewajiban yang harus dilakukan berdasarkan peran, aturan, atau moral. Sementara itu tanggung jawab atau tidaknya seseorang dapat tercermin dari bagaimana ia menjalankan kewajiban tersebut dengan tulus, penuh kesadaran dan integritas.

Oleh karena itu, Nabi mengingatkan bahwa seorang Muslim harus memiliki tanggung jawab. Karena hal tersebut merupakan karakter yang melekat kapanpun, dimanapun, dan dalam keadaan apapun.

Semoga bermanfaat.

Tanda Hari Kiamat (18): Banyaknya kebohongan dan kesaksian palsu

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-3: Seri Tanda Hari Kiamat
Tahun ke-VIII/Oktober/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA

Tanda Hari Kiamat (18): Banyaknya kebohongan dan kesaksian palsu

Nabi menyampaikan bahwa salah satu tanda semakin dekatnya Hari Kiamat adalah semakin banyak kebohongan dan kesaksian palsu di tengah masyarakat (HR. Muslim no.6; Shahih).

Isyarat Nabi di atas sepertinya sudah mulai nampak; dimana kebohongan dianggap biasa dan seolah-olah tidak berdampak apa-apa. Padahal sebenarnya, dampak yang muncul sangat lumayan. Misalnya, menghilangkan kepercayaan orang lain dan sebagainya.

Tidak hanya itu saja, maraknya kasus korupsi yang terungkap merupakan bukti bahwa kebohongan telah mengakar dimana-mana. Terkadang motivasinya hanya keuntungan materi yang nilainya tidak seberapa dibandingkan dengan dosa yang didapatkan. Begitu juga, banyaknya kasus kesaksian palsu di sebagian proses peradilan; dimana orang salah dibenarkan dan yang benar disalahkan.

Kejadian tersebut merupakan bukti bahwa integritas & kredibilitas menjadi sesuatu yang terkadang sangat sulit ditemui saat ini.

Tentunya sebagai seorang Mukmin, kita sangat prihatin dengan keadaan tersebut. Yang dapat dilakukan saat ini salah satunya adalah berharap semoga Allah menjauhkan kita dari sifat-sifat di atas, Aamiin.

Tafsir Surat Al Ikhlas (2 – Terakhir)

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-2: Seri Tafsir Juz ‘Amma
Tahun ke-VIII/Oktober/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA

Tafsir Surat Al Ikhlas (2 – Terakhir)

Berikut kelanjutan faedah dari QS. Al Ikhlas, yaitu:

4) Surat tersebut merupakan sepertiga dari Al Qur’an (HR. Muslim no. 811; Shahih). Maksudnya adalah ketika membacanya maka pahalanya seperti membaca sepertiga Al Qur’an.

5) Rutin membaca Surat Al Ikhlas merupakan salah satu amal yang dapat memasukkan seorang Muslim ke surga (Shahih at Targhib wa at Tarhib (no.2/196, 1478). Hanya saja, dalam hadits tersebut tidak dijelaskan frekuensinya berapa kali dalam satu hari. Intinya, sering-seringlah membaca Al Ikhlas.

6) Surat ini menunjukkan bahwa manusia memiliki hati yang harus dijaga supaya selalu memiliki niat yang baik dalam segala aktifitas.

Karena ketika hati itu baik, maka segala ucapan dan perbuatan dipastikan akan juga baik.

Semoga bermanfaat.

Al Baari’

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-1: Seri Aqidah Nama & Sifat Allah
Tahun ke-VIII/Oktober/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA

Al Baari’

Al Baari’ bermakna bahwa Allah Maha Menciptakan sesuatu tanpa meniru dari ciptaan-ciptaan sebelumnya; sehingga setiap ciptaan Allah memiliki keunikan tersendiri (Penjelasan Ibnu Atsir). Dalil dari Al Baari’ yaitu QS. Al Hasyr ayat 24 dan Al Baqarah ayat 54.

Pelajaran penting yang dapat dipetik dari Al Baari’ adalah agar setiap Muslim mensyukuri nikmat khususnya nikmat fisik yang Allah telah berikan, dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Tidak hanya disyukuri, namun juga wajib dijaga dan dirawat supaya lebih long lasting (awet, tidak mudah sakit, dan sebagainya).

Di samping itu, dengan adanya keberagaman ciptaan fisik manusia, maka tidak diperkenankan mengejek atau membully orang lain. Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa perbuatan tersebut berdampak tidak bagus, baik bagi pelaku atau victim-nya.

Semoga bermanfaat

Kepribadian Seorang Muslim (7): Mudah Berbenah Diri

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-4: Seri Kepribadian Seorang Muslim
Tahun ke-VIII/September/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA

Kepribadian Seorang Muslim (5): Mudah Berbenah Diri

Dalam sebuah hadits disampaikan bahwa setiap Muslim memiliki dosa dari waktu ke waktu. Bahkan terkadang, ada yang susah meninggalkan dosa hingga terbawa sampai wafat. Meskipun begitu keadaannya, seorang Muslim yang serius keimanannya akan mudah bertaubat dan diingatkan ketika berbuat kesalahan (HR. Ath Thabrani no.11810; Shahih).

Hadits di atas menunjukkan bahwa seorang Muslim bukanlah pribadi yang sempurna atau bebas dosa. Namun, pribadi yang seringkali memiliki banyak kesalahan, baik kepada Allah atau manusia. Oleh sebab itu, menjadi manusia sempurna adalah hal yang sangat sulit untuk dicapai. Namun, menjadi manusia yang selalu memperbaiki diri adalah hal yang sangat mungkin untuk diraih.

Semoga bermanfaat.

Tanda Hari Kiamat (17):  Masjid mewah tapi sepi jama’ah

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-3: Seri Tanda Hari Kiamat
Tahun ke-VIII/September/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA

Tanda Hari Kiamat (17):  Masjid mewah tapi sepi jama’ah

Di antara tanda semakin dekatnya Hari Kiamat adalah banyak orang yang berlomba-lomba dalam bermegah-megahan membangun masjid, namun lalai memakmurkannya (HR. Abu Daud No.449, Shahih).

Fenomena tersebut yang menjadi salah satu kekuatiran Nabi Shallallaahu alaihi wa sallam. Begitu juga yang mungkin sering kita lihat, bahwa sebagian masjid-masjid mewah yang dibangun dengan biaya yang sangat fantastis, dalam kesehariannya “kurang makmur” dengan Ibadah.

Pada dasarnya, membangun masjid termasuk hal baik dan berpahala jariyah. Masjid-pun juga perlu dihias sewajarnya untuk meningkatkan daya tarik dan dirawat, dibersihkan untuk menambah rasa betah ibadah.

Selain membangun dan sebagainya, yang juga tidak kalah penting adalah bagaimana memakmurkannya supaya biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan tersebut tidak terkesan sia-sia.

Semoga bermanfaat.