Aug 2, 2024

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-1: Seri Aqidah Nama & Sifat Allah
Tahun ke-VIII/Agustus/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA
Al Mutakabbir
Al Mutakabbir bermakna bahwa Allah subhaanahu wa ta’ala Maha Tinggi dari segala sesuatu yang kurang dan Maha Tinggi dari menyerupai sifat Makhluk-Nya.
Dalil yang menjelaskan nama dan sifat ini yaitu QS Al Hasyr ayat 23 dan Al Jatsiyah ayat 37.
Di antara manfaat mengimani Al Mutakabbir adalah agar setiap Muslim tidak memiliki sifat sombong dengan segala sesuatu yang dimiliki, baik itu keturunan, harta, jabatan, gelar, status sosial dan lain sebagainya. Karena semua hal tadi sebenarnya bukanlah milik kita, namun titipan Allah yang suatu saat akan diambil kembali. Di samping itu, hal tersebut semestinya digunakan untuk sesuatu yang baik dan dapat memudahkan masuk surga.
Semoga Allah subhaanahu wa ta’ala menjaga kita dari kesombongan, Aamiin.
Aug 2, 2024

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-4: Seri Kepribadian Seorang Muslim
Tahun ke-VIII/Juli/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA
Kepribadian seorang Muslim (5): Lisan dan tangan yang baik
Abdullah bin Amr bin Al Ash pernah ditanya: “Orang mukmin mana yang paling afdhal keislamannya?”. Beliau menjawab: “Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya”… (Atsar riwayat Ibnu Nashr Al Marwazi dalam Ta’zhiim Qadrish Shalaah no.639; Shahih).
Atsar adalah ucapan sahabat Nabi. Sedangkan hadits adalah ucapan Nabi shallallaahu alaihi wa sallam.
Dalam atsar tersebut disampaikan bahwa seorang Muslim diperintahkan menjaga lisan dan tangan. Menjaga lisan dapat diartikan sebagai mengendalikan atau mengatur terhadap apa apa yang diucapkan sehingga minim resiko dari menyinggung atau menyakiti perasaan orang lain.
Sementara itu, menjaga tangan adalah tidak melakukan perbuatan yang mengganggu sscara fisik. Misalnya, menyakiti (memukul, mencubit, menampar, dll), melakukan kerusakan atau yang lainnya.
Menjaga lisan dan tangan merupakan tanggung jawab sosial seorang Muslim. Di samping itu, Islam benar-benar mengajarkan untuk selalu berbuat baik dan menghindari berbuat sesuatu yang merugikan, baik untuk diri sendiri ataupun orang lain.
Semoga bermanfaat.
Aug 2, 2024

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-3: Seri Tanda Hari Kiamat
Tahun ke-VIII/Juli/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA
Tanda Hari Kiamat (15): Meluasnya salam eksklusif
Di antara tanda semakin dekatnya hari kiamat adalah menyebarnya salam eksklusif (HR. Ahmad no.3860; Shahih). Salam eksklusif yaitu salam yang hanya diucapkan kepada orang terdekat dan yang dikenalnya saja.
Padahal Nabi tidak mengajarkan demikian. Beliau memerintahkan memulai salam ketika bertemu dengan saudara sesama Muslim. Misalnya, saat lama tidak bertemu seseorang, akan belanja di warung, akan membeli jajanan yang lewat depan rumah, masuk ke area perkantoran untuk mendapatkan layanan tertentu, menjadi tamu di rumah seseorang, dan sebagainya.
Namun ada kondisi dimana dimaklumi untuk tidak memulai salam ketika hendak berbicara. Misalnya ketika bertemu beberapa kali dengan tetangga sebelah rumah atau rekan satu kantor. Maka tidak masalah jika tidak memulai percakapan dengan salam dan lain sebagainya.
Semoga bermanfaat.
Jul 11, 2024

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-2: Seri Tafsir Juz ‘Amma
Tahun ke-VIII/Juli/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA
Tafsir Surat Al Falaq (1)
Berikut beberapa faedah tentang surat tersebut, di antaranya:
1) Al Falaq termasuk surat Al Madaniyah yaitu yang diturunkan ketika Rasulullah sudah hijrah ke Madinah (At-Tafsir wa Al-Bayan li Ahkam Al-Qur’an no.4:2229).
2) Nabi pernah disihir seorang Yahudi ketika di Madinah yang mengakibatkan beliau lesu atau tidak semangat. Namun setelah diruqyah dengan dibacakan Al Falaq dan An Naas, beliau semangat kembali (Tafsir Al Jalalain).
Kisah tersebut mengindikasikan bahwa Nabi pun juga pernah terkena sihir oleh orang yang sangat membenci beliau.
3) Seorang yang membenci orang lain dapat berbuat sesuatu yang berpotensi mencelakakan orang yang dibenci tersebut.
Bersambung…
Jul 11, 2024

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-1: Seri Aqidah Nama & Sifat Allah
Tahun ke-VIII/Juli/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA
Al Jabbar
Salah satu tafsir Al Jabbar yaitu Dzat yang memperbaiki urusan makhluk-Nya, yang mengatur makhluk-Nya dengan sesuatu yang bermaslahat bagi mereka.” (Tafsir Ibnu Katsir no.4/367 karya Ibnu Katsir).
Al Jabbar juga bermakna yang menguasai dan memiliki alam semesta.
Dalam sebuah hadits disampaikan bahwa pada hari kiamat, bumi akan menjadi satu adonan kue dan Al Jabbar membalikkannya dengan tangan seperti manusia saat membuat adonan kue (HR. Bukhari no.6155; Shahih). Maksudnya, karena saking kuatnya, Allah membolak balikkan alam semesta dengan mudah saat kiamat.
Oleh karena itu, dalam urusan apapun, setiap Muslim jangan pernah sungkan untuk memohon pertolongan kepada Allah. Karena Allah adalah Dzat yang Maha Kuat dan mampu mengabulkan permohonan hambaNya. Termasuk juga dalam hal sepele, misalnya pulsa nternetnya habis.
Semoga bermanfaat.
Jun 28, 2024

Kajian Online Pekanan
Pekan ke-4: Seri Kepribadian Kepribadian Seorang Muslim
Tahun ke-VIII/Juni/2024
Program “Go Islamic”
FIKES UNIMMA
Kepribadian seorang Muslim (4): Cerdas menakar perasaan
Seorang Muslim diperintahkan untuk cerdas menakar perasaannya. Termasuk juga ketika membenci, maka bencilah sekedarnya saja. Bahkan, Nabi memerintahkan untuk tidak membenci seseorang secara totalitas (HR. Muslim no.1469, Shahih), apalagi jika ia seorang Muslim dan masih mendirikan shalat.
Memang benar pesan Nabi bahwa berlebihan membenci seseorang dapat membalikkan perasaan tersebut menjadi sebuah kecintaan. Faktor utamanya mungkin karena beberapa hal berikut:
Pertama
Mungkin dari karakter perasaan benci itu sendiri yaitu ketika sudah pada puncaknya, maka perlahan turun dan berubah menjadi cinta. Diibaratkan seperti pendaki yang sudah sampai puncak gunung. Cepat atau lambat, ia pasti akan turun kembali.
Kedua
Mungkin Allah yang membalikkan perasaan tersebut.
Contoh nyata adalah masuknya Islam dari Umar bin Khaththab. Dulu ia adalah orang yang sangat membenci dan paling keras terhadap Islam. Namun karena satu dan dua hal, ia masuk Islam dan sangat bagus keislamannya. Bahkan ia termasuk Sahabat Nabi yang dijanjikan masuk surga.
Ketiga
Mungkin karena orang yang dibenci tersebut berbuat kebaikan yang memiliki dampak luas. Sehingga timbul pemakluman dari orang yang membenci dan akhirnya, perlahan-lahan kebencian itupun surut dan berubah menjadi simpatik, cinta dan sebagainya.
Dan mungkin masih ada sebab-sebab lainnya, Allahua’lam.
Semoga Allah menyelamatkan kita dari beragam perasaan yang berlebihan tersebut, Aamiin.
Recent Comments