Apr 21, 2026

Semangat syiar dalam kegiatan Wisata Dakwah yang berlangsung di Lapangan Soepardi, Sawitan, Mungkid Kabupaten Magelang pada Ahad (19/4) berjalan khidmat dan aman. Di balik kesuksesan acara tersebut, Tim Kesehatan dari Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) bersama Emergency Response Team (ERT) menjadi garda terdepan dalam memastikan kondisi fisik para jemaah tetap prima.
Dipimpin langsung oleh koordinator ahli, Prof. Dr. Heni Setyowati, E.R.S.Kp., M.Kes., tim kesehatan menerjunkan personel gabungan yang tersebar di beberapa titik strategis. Tidak tanggung-tanggung, layanan kesehatan ini dibagi menjadi Tenda Utama dan dua Tenda Satelit untuk menjangkau ribuan jemaah yang memadati lokasi.
“Fokus kami adalah memberikan rasa aman bagi jemaah. Dengan mobilitas massa yang tinggi, potensi kelelahan atau gangguan kesehatan ringan sangat besar, sehingga kami menyiagakan tim medis di Tenda Utama maupun Satelit,” ujar Prof. Heni.
Berdasarkan data lapangan, tercatat sebanyak 217 pasien mendapatkan penanganan medis di posko kesehatan, dengan rincian 55 pasien di Tenda Utama, 70 pasien di Tenda Satelit 1 (kolaborasi PKU Grabag, Klinik Nailu Syifa, dan BKIA Citran), serta 92 pasien di Tenda Satelit 2.
Tak hanya penanganan medis darurat, stan Cek Kesehatan yang dikoordinatori oleh Retno (ERT) menjadi primadona pengunjung. Sebanyak 200 lebih peserta memanfaatkan layanan ini. Guna mengoptimalkan pelayanan, panitia menerapkan strategi khusus di mana setiap pengunjung disarankan memilih salah satu jenis pemeriksaan agar antrean tetap tertib dan efektif.
Keterlibatan aktif dosen dan tenaga medis dari UNIMMA seperti Ns. Ilma Widyasari, M.Kep., bersama tim perawat terampil (Roro Wulan, AMK, Juni S, AMK) menunjukkan komitmen nyata kampus dalam pengabdian masyarakat.
Kegiatan ini membuktikan bahwa sinergi antara institusi pendidikan seperti UNIMMA, fasilitas kesehatan lokal, dan tim relawan ERT mampu memberikan dampak positif nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan di Kabupaten Magelang.

Apr 17, 2026

Selamat kepada dosen Fikes Unimma yang telah lolos Hibah Kemendiktisaintek Tahun 2026. Semoga dimudahkan untuk ke proses selanjutnya, Aamiin.
Apr 13, 2026

Ratusan warga Desa Cikondang, Kecamatan Hantara, Kabupaten Kuningan, memadati balai desa untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis pada Sabtu, 11 April 2026 .Kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kolaborasi nyata antara Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) dan Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC).
Hadir langsung memberikan pelayanan medik, pakar kedokteran dari UNIMMA, dr. Pande Putu Roycke, FM, didampingi oleh pakar keperawatan Ns. Robiul Fitri Masithoh, M.Kep. Sinergi lintas profesi ini bertujuan untuk memberikan deteksi dini penyakit serta edukasi gaya hidup sehat bagi masyarakat pedesaan. Layanan Lengkap untuk Masyarakat.
Dalam kegiatan ini, warga tidak hanya mendapatkan pemeriksaan fisik oleh dokter, tetapi juga layanan cek kesehatan dasar yang meliputi:
* Pemeriksaan tekanan darah (tensi).
* Pengecekan gula darah dan kolesterol.
* Konsultasi medis dan pemberian obat-obatan secara gratis.
* Edukasi perawatan kesehatan keluarga.
Kesehatan adalah aset utama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan warga Desa Cikondang mendapatkan akses pemeriksaan yang berkualitas sekaligus memberikan edukasi bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati,” ujar dr. Pande Putu Roycke di sela-sela pemeriksaan.
Menariknya, kegiatan ini tidak hanya fokus pada pengobatan. Tim UNIMMA dan UMC juga menggandeng para pelajar SMA setempat dalam kegiatan Promosi Mahasiswa Baru.
Bagi siswa-siswi yang memiliki cita-cita menjadi tenaga medis, momen ini menjadi ajang konsultasi langsung mengenai perkuliahan di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Para dosen memberikan gambaran nyata mengenai dunia profesi dokter dan perawat untuk memotivasi generasi muda Kuningan agar berani menempuh pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
Ns. Robiul Fitri Masithoh, M.Kep., menambahkan bahwa kolaborasi antarperguruan tinggi Muhammadiyah ini adalah bentuk pengabdian yang berkelanjutan.
“Kami senang melihat antusiasme warga. Selain mengobati yang sakit, kami juga membawa misi pendidikan. Kami mengajak putra-putri daerah yang tertarik di bidang Kedokteran untuk bergabung dan kembali membangun daerahnya dengan ilmu kesehatan yang mumpuni,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan pemberian bantuan kesehatan secara simbolis kepada perangkat desa. Warga berharap kegiatan serupa dapat rutin dilaksanakan untuk menjaga taraf kesehatan di wilayah yang jauh dari pusat kota tersebut.

Mar 16, 2026

Semangat Ramadhan di SMA N 3 Kota Magelang sangat hangat tahun ini dengan kehadiran dua dosen inspiratif dari Universitas Muhammadiyah Magelang (Unimma). Dalam kegiatan Pesantren Ramadhan yang diselenggarakan oleh Forum Kerohanian SMA N 3 (FORISMA), para siswa diajak untuk “Belajar Menghebatkan Diri dari Para Dokter dan Ilmuwan Muslim Pengubah Dunia” pada Rabu 11 Maret 2026 kemarin. Acara ini tak hanya menanamkan nilai-nilai keislaman, tetapi juga membuka wawasan siswa akan potensi diri dan jalur pendidikan tinggi.
Ns. Robiul Fitri Masithoh, M.Kep, seorang Dosen Keperawatan Unimma, dan Dr. Ichsan Priyotomo, MKM, Dosen Kedokteran Unimma, tampil sebagai narasumber utama. Keduanya berbagi ilmu dan pengalaman, mengulas bagaimana dedikasi pada ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman dapat membentuk individu yang tak hanya sukses secara profesional namun juga memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Mereka menyoroti peran strategis para ilmuwan muslim terdahulu yang karyanya masih relevan hingga kini, memotivasi siswa untuk berani bermimpi besar dan mengejar pendidikan tinggi.
Selain menjadi wadah pencerahan spiritual dan intelektual, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai jembatan pengenalan Unimma kepada para siswa SMA N 3 Kota Magelang.
Perwakilan Unimma berharap, interaksi langsung dengan dosen-dosen berprestasi ini dapat menumbuhkan minat dan ketertarikan siswa untuk melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Magelang. Dengan visi mencetak generasi unggul yang berakhlak mulia dan berwawasan luas, Unimma siap menyambut calon-calon pemimpin masa depan dari Magelang dan sekitarnya.

Mar 11, 2026

Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Emergency Rescue Team (ERT) Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA). Pada Sabtu (7/3/2026), mereka melakukan kegiatan kemanusiaan melalui program Bakti Sosial Ramadan 1447 H di Dusun Kedungrengit, Desa Tegalarum, Kecamatan Borobudur. Aksi sigap para calon tenaga kesehatan ini menyasar warga lokal dengan tiga agenda utama yang disambut antusias oleh masyarakat.
Sejak pagi, warga sudah memadati lokasi untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Tim ERT Fikes UNIMMA melakukan skrining mulai dari pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, hingga kolesterol. Tidak hanya sekadar memeriksa, para mahasiswa juga memberikan pendidikan kesehatan khusus lansia guna meningkatkan kesadaran akan pola hidup sehat selama menjalankan ibadah puasa.
“Kami ingin memastikan warga, terutama lansia di Dusun Kedungrengit, tetap bugar dan terjaga kesehatannya meski sedang berpuasa. Edukasi ini penting agar mereka paham nutrisi dan penanganan mandiri keluhan kesehatan ringan,” ujar salah satu koordinator lapangan ERT.
Kemeriahan acara memuncak saat penyerahan bantuan logistik. Sebanyak 60 paket sembako dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Paket ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga di tengah suasana Ramadhan yang khidmat. Kepala Dusun Kedungrengit menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa UNIMMA. “Kehadiran adik-adik mahasiswa sangat membantu. Warga tidak perlu jauh-jauh ke puskesmas untuk cek kesehatan, dan bantuan sembakonya sangat bermanfaat untuk kebutuhan dapur di bulan puasa ini,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini membuktikan bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas di ruang kuliah, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam pengabdian masyarakat. Bakti sosial ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar sinergi antara akademisi dan warga desa terus terjalin di masa mendatang.

Feb 27, 2026

Kesehatan tidak melulu soal raga yang kuat, namun juga jiwa yang tenang. Prinsip inilah yang menjadi sorotan utama dalam Pengajian rutin ‘Aisyiyah Kabupaten Magelang yang menghadirkan narasumber ahli, Ns. Muhammad Khoirul Amin, M.Kep., Sp.Kep.J., selaku Wakil Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UNIMMA. Mengusung tema menarik, “Detoks Tubuh dan Penyembuh Jiwa”, pengajian ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi bagi warga ‘Aisyiyah, tetapi juga menjadi sarana literasi kesehatan mental dan fisik yang relevan dengan dinamika kehidupan modern.
Dalam paparannya, Ns. Khoirul Amin yang juga merupakan Spesialis Keperawatan Jiwa, menjelaskan bahwa kesehatan manusia bersifat holistik. Ia menekankan bahwa “detoksifikasi” bukan sekadar soal diet atau pola makan, melainkan upaya membuang “racun-racun” emosional yang seringkali terabaikan.
“Tubuh kita bereaksi terhadap apa yang dirasakan jiwa. Stres yang tidak terkelola dengan baik dapat memicu berbagai penyakit fisik. Oleh karena itu, penyembuhan jiwa melalui pendekatan spiritual dan manajemen emosi adalah bentuk detoks yang paling mendasar,” ujar Wakil Dekan FIKES tersebut.
Lebih lanjut, beliau menguraikan bagaimana nilai-nilai keislaman, seperti salat yang khusyuk, zikir, dan keikhlasan, berperan sebagai terapi penyembuh alami (self-healing). Peserta pengajian diajak untuk memahami bahwa menjaga kesehatan jiwa adalah bagian dari amanah Tuhan yang harus dijaga sebaik-baiknya.
Diskusi berlangsung hangat saat para jamaah mulai berkonsultasi mengenai cara menjaga keseimbangan mental di tengah kesibukan mengurus keluarga dan organisasi. Kehadiran akademisi dari UNIMMA ini diharapkan dapat terus mempererat hubungan antara universitas dan masyarakat dalam mengedukasi gaya hidup sehat yang Islami.

Recent Comments